Contents
Menjelang Ramadhan, wisata religi lantas tidak benar satu wisata yang ramai diperbincangkan. Banyak orang yang manfaatkan momentum ini untuk berziarah ke makam-makam ulama termasuk makam wali songo atau menapaktilasi perjalanan dakwah para wali tersebut.
Berwisata Religi Sekaligus Mengenal Kebudayaan di Menara Kudus
Nah, salah satu destinasi target wisata religi atau wisata ziarah yang memadai ikonik, yakni Masjid Menara Kudus di Jawa Tengah.
Selain milik nilai peristiwa yang tinggi, Masjid Menara Kudus juga memiliki wujud bangunan yang unik agar jadi menarik untuk dikunjungi.
3 Fakta Masjid Menara Kudus
Penasaran bersama dengan keunikannya? tersebut beberapa fakta berkaitan Masjid Menara Kudus yang bakal dijadikan referensi buat teman baik yang pengen melakukan wisata ziarah.
Bangunannya serupa candi
Dari segi arsitektur, Masjid Menara Kudus resmikan perbedaan mencolok bersama dengan masjid-masjid pada umumnya.
Wisatawan maupun peziarah akan disambut dengan gerbang sama candi bentar atau candi belah. Gerbang layaknya ini beberapa ditemukan sebagai gerbang candi bergaya Hindu-Jawa.
Pada bangunan utama, meski terletak kubah yang megah di jatah depan, sedang masih meresmikan atap susun limasan yang juga menjadi ciri khasnya. bagian di dalam bangunan utama pun tak kalah epik bersama dengan sentuhan Jawa kuno.
Bagian yang paling ikonik berasal dari Masjid Menara Kudus sudah pasti adalah menara masjid. berbeda berasal dari menara masjid yang ramping dan menjulang, di sini bangunannya sangat serupa bersama Candi Jago yang merupakan peninggalan Raja Singasari Wisnuwardhana.
Dibangun oleh Sunan Kudus
Masjid Menara Kudus dibangun oleh Ja’far Shadiq atau yang dikenal bersama sebutan Sunan Kudus. Beliaulah yang mencetuskan rencana membuat masjid yang kental bersama budaya Hindu-Jawa.
Dengan tekankan akulturasi budaya, penduduk yang dikala itu belum memeluk Islam tak akan mulai asing dengan bangunan tersebut.
Masjid Menara Kudus dipercaya udah berumur lebih berasal dari 500 th. Dibuktikan oleh sebuah prasasti yang berada di atas mihrab masjid. didalam prasasti berikut tertera angka yang merujuk pada tahun 956 Hijriah atau 1549 Masehi.
Meski dikenal bersama nama Masjid Menara Kudus, bangunan ini milik nama resmi Masjid Al-Aqsa Manarat Qudus. Nama Al-Aqsa sendiri dipercaya di ambil dari Masjid Al Aqsa yang ada di Palestina.
Selain jadi masjid bersejarah bersama dengan berarsitektur unik, di sini termasuk terletak makam Sunan Kudus. Lokasinya tidak jauh berasal dari bangunan utama, makam ini lah yang kerap menjadi obyek ziarah para wisatawan saat mampir kesana.
Lokasi dan jam buka Masjid Menara Kudus
Masjid Menara Kudus berlokasi di berjalan Menara, Pejaten, Kauman, Kec. Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa tengah dikarenakan ukuran kota Kudus tidak terlampau besar, kawan dekat TRAC tak bakal kesulitan untuk mendapatkan lokasi masjid ini.
Masjid Menara Kudus buka 24 jam, tetapi seandainya teman baik TRAC pengen melaksanakan ziarah sebaiknya hadir di rentang kala pukul 6 pagi hingga 8 malam.
Di bulan Ramadhan nanti, Masjid Menara Kudus membuka sebagian kegiatan pada lain Sholat Tarawih dan ngaji kitab.
Selain aktivitas teratur sepanjang bulan Ramadhan, Masjid Menara Kudus juga menyelenggarakan bermacam aktivitas lain.
Seperti Pengajian 10 Muharram yang disebut sebagai acara buka luwur Sunan Kudus. Banyak orang yang percaya dengan datang ke acara tersebut maka akan beroleh berkah.
Selain Masjid Menara Kudus, kota Kudus termasuk punya destinasi wisata yang tak boleh di lewati khususnya sajian kulinernya yang khas.
Setelah melaksanakan wisata ziarah, gak ada salahnya mampir sejenak untuk mencicipi Soto dan Sate Kerbau yang nikmat.